Demi masa
Sungguh, lumbung padi itu nan megah
Derik ular dan riuh angin berbalut jingga, begitu raharja
Aku dibuat terkapar dan menari dalam bisu
Merasa terbaur dalam dinding jiwa
Menggetarkan jantung lebih kuat
Rintihan nada harmoni membangkitkan emosi
Ada nyawa dalam sana
Ada juga panas yang membakar jiwa
Mendidih sudah
Semakin dekat dengan antiklimaks
Aku memutarnya kembali
Menuju angka nol
Nada itu didaur atas cerita masa lalu
Pongah aku dibuatnya
Seakan berhubungan intim dengan-ku
lekas bertemu
0 komentar:
Posting Komentar