Sebuah titik
becampur pada tinta hitam
Menoreh
luka semakin kelam
Banyak cerita
dan angan-angan yang ku inginkan
Namun, daya
tak mampu memberikan reaksi
Aku ingin
berhenti sudah
Lelah dengan
tekanan
Dunia hanya
tempat menderita
Dunia hanya
membuat luka
Tubuh semakin
menyusut
Mata semakin
merabun
Wajah kusam,
bibir kepucatan
Renyah untuk
waktu yang hanya menunggu
Menunggu tubuh
yang terkapar seketika
Hanya ingin
berkeluh kesah pada aturan
Aku hanya
butuh menarik napas panjang
Sampai aku
merasa kenyang dan kemudian kembali pada kenyataan
Pergi untuk
bertemu dengan sepi
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus