Kamis, 01 Agustus 2013



Tanah Tandus


Dunia
Dunia
dan, dunia
Aku dan langit yang cekung
Berada dalam dinding yang gelap
Terus terngiang-ngiang
Memanggil nama
Namun, ia acuh
Sudah lupa
Lupa
Lupa
Aku
Aku mencoba berdiskusi dengan suara kupu-kupu
Bermahkotakan kunang-kunang
Diam
Hanya bergumam
Cukup
kini aku bertemu dengan titik sekarang
Sudah tak ada lagi kiasan, prosa, atau narasi cerita
Hanya awan kelabu
dan, kita tak lagi mempernyua




Categories:

0 komentar:

Posting Komentar