Senin, 11 Februari 2013






Itulah sebagian potret wajah kehidupan Ibu Kota (Jakarta). Mereka sejak terlahir di bumi tidak bisa memilih untuk menapakan kaki digaris ekonomi yang di kehendakinya. Walaupun demikian, mereka tetap menghias wajahnya dengan senyuman. Terbesit dalam rongga kelapa beberapa pertanyaan, bagaimana masa depan mereka? Apa yang telah pemerintah lakukan semala ini? Pertanyaan ini patut ditelaah secara seksama jelas, ini bukanlah kesalahan orangtua mereka, guru mereka ataupun lingkungnya. melaikan kebodohan pemerintah yang hanya memikirkan ideologi perutnya saja dengan cara menciptakan korupsi yang pada akhirnya terdesentralisasi. Pemerintah harus mampu memanusikan anak-anak jalan dengan cara memberikan tempat yang layat, memperoleh pendidikan yang semestinya sebagai hak dan kewajibannya, dan diperlakukan secara manusiawi.

Oleh sebab itu, pemerintah bersikap mampu protektif dengan melindungi keberadaan anak-anak jalan. Jika pemerintah tidak mampu memberikan legitimasinya maka konsep Pancasila yang berbunyi "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia." mengalami kelumpuhan pada esensinya. Setidaknya jika negara ini ingin memasukin fase kemajuan hal seperti ini, juga harus dibenahi bukan hanya meletakan sebagai masalah kecil semata.

Categories:

0 komentar:

Posting Komentar