Kamis, 02 September 2021

Sampai sekarang saya masih terus menunggu bagaimana sikap kelompok atas kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang di alami oleh teman saya. Entah, tampaknya mereka tidak pernah menaruh porsi penting dalam kasus ini. Atau menganggap kasus ini hanya sebagai persoalan pertemanan. Bahkan, sampai hari ini saya akan dan terus merasa kecewa "sebuah kelompok yang saya elu-elukan" melindungi predator kekerasan dan pelecehan seksual. Dan, saya masih bertanya bagaimana bisa saya dikeluarkan dari kolektif karena melaporkan kejahatan anggota kolektif? Bagaimana bisa saya diusir pada malam itu hanya karena akan terjadi perkelahian? Yang paling saya kecewakan seseorang yang saya kira bisa mengurus kasus kekerasan dan pelecehan karena biasa mendengar pelecehan dan kekerasan buruh pabrik perempuan dapat hadir, tapi justru sebaliknya kedua orang itu memilih tidak mau datang pada waktu persidangan. Dari seseorang saya tahu alasan tidak datangnya karena "tidak mengenal korban". Bukankan selama ini aktivitas sosial bekerja tanpa mengenal seseorang untuk bersolidaritas? Saya betul-betul kecewa! 

0 komentar:

Posting Komentar